1. Home

Standar Pemeriksaan/Audit APIP

(Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/05/M.PAN/03/2008 Tanggal 31 Maret 2008)

Standar Audit APIP

Inspektorat Daerah Kabupaten Wajo

Standar Audit Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP)

Standar audit adalah kriteria atau ukuran mutu minimal untuk melakukan kegiatan audit yang wajib dipedomani oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/05/M.PAN/03/2008 Tanggal 31 Maret 2008.

Tujuan Standar Audit APIP adalah untuk:
  • menetapkan prinsip-prinsip dasar yang merepresentasikan praktik-praktik audit yang seharusnya;
  • menyediakan kerangka kerja pelaksanaan dan peningkatan kegiatan audit intern yang memiliki nilai tambah;
  • menetapkan dasar-dasar pengukuran kinerja audit;
  • mempercepat perbaikan kegiatan operasi dan proses organisasi;
  • menilai, mengarahkan dan mendorong auditor untuk mencapai tujuan audit;
  • menjadi pedoman dalam pekerjaan audit;
  • menjadi dasar penilaian keberhasilan pekerjaan audit.
Standar Audit berfungsi sebagai ukuran mutu minimal bagi para auditor dan APIP dalam:
  • pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang dapat merepresentasikan praktik-praktik audit yang seharusnya, menyediakan kerangka kerja pelaksanaan dan peningkatan kegiatan audit yang memiliki nilai tambah serta menetapkan dasar-dasar pengukuran kinerja audit;
  • pelaksanaan koordinasi audit oleh APIP;
  • pelaksanaan perencanaan audit oleh APIP;
  • penilaian efektifitas tindak lanjut hasil pengawasan dan konsistensi penyajian laporan hasil audit.


Kegiatan utama APIP meliputi audit, reviu, pemantauan, evaluasi, dan kegiatan pengawasan lainnya berupa sosialisasi, asistensi dan konsultansi, namun mengenai Standar Audit APIP telah diatur dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/05/M.PAN/03/2008 Tanggal 31 Maret 2008.

Adapun Kegiatan audit yang dapat dilakukan oleh APIP pada dasarnya dapat dikelompokkan ke dalam tiga jenis audit berikut ini:
  • Audit kinerja yang bertujuan untuk memberikan simpulan dan rekomendasi atas pengelolaan instansi pemerintah secara ekonomis, efisien dan efektif.
  • Audit investigatif yaitu audit dengan tujuan tertentu untuk memberikan simpulan atas suatu hal yang diaudit. Audit terhadap masalah yang menjadi fokus perhatian pimpinan organisasi dan audit yang bersifat khas.
  • Audit atas laporan keuangan yang bertujuan untuk memberikan opini atas kewajaran penyajian laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang diterima umum.


Ruang lingkup kegiatan audit yang diatur dalam Standar Audit APIP meliputi audit kinerja dan audit investigatif, sedangkan audit atas laporan keuangan yang bertujuan untuk memberi opini atas kewajaran penyajian laporan keuangan wajib menggunakan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN) sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.